Wednesday, October 14, 2009

semalam dirumah pena












dari celah dinding|3-5'x4.5'|mixed media

tarikhnya 9hb sepuluh
masanya minggu lepas
menemani si daeng ramli
siangnya pertama kali ke dewan bahasa
malamnya pertama kali ke rumah pena
ada majlis membaca sajak

ada proffesor membaca sajak
ada pelakon membaca sajak
ada penulis membaca sajak
ada penyanyi membaca sajak

ada wartawan membaca sajak
ada pelajar membaca sajak
ada orang russia membaca sajak
ada kawan membaca sajak

ada polis membaca sajak
ada perempuan membaca sajak
ada lelaki membaca sajak
ada yang menangis membaca sajak

ada yang marah-marah membaca sajak
ada yang ketawa membaca sajak
ada yang malu-malu membaca sajak
ada yang menggigil membaca sajak

untuk apa semuanya membaca sajak
sedangkan penontonnya
hampir-hampir hanya aku seorang sahaja..

4 comments:

Naimisa said...

majlis2 seperti ini tidak sehebat konsert kerana memang orang kita tidak gemar berfikir.

--- saya pernah hadapi situasi ini di Rumah PENA.

aki.. said...

sajak-sajak jugak, jangan misai deme lepaih dalam mulut sudahla....tak daye kawan...

Anjang Aki said...

Beh ko menyajak. Agaknya tak ramai gi sebab tak tau. Juga sebab tak ramai faham dan appreciate puisi. Kena semai dari muda baru boleh jadi ramai.

Cahaya Kekasih said...

saya tak pandai baca sajak :P